Sabtu, 20 November 2010
Apollo 47 hst
Melon Apollo umur 47 hst, walaupun terkena musibah banjir masih dapat bertahan. Kerugian panen diperkirakan mencapai 50%, memang cuaca yang tidak menentu dapat menyebabkan kerugian-kerugian terhadap kaum petani. Sudah resiko apabila terjadi kegagalan panen dan pengurangan hasil panen. kegagalan ini sebagai pengalaman dalam memperkirakan musim tanam melon dan menjadi cambuk untuk lebih semangat lagi untuk meraih sukses.
Diposting oleh
ed
di
03.30
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Selasa, 16 November 2010
Melon Varietas Apollo
Melon jenis Apollo memang sangat tahan terhadap fusarium, walaupun terendam air sampai 2 harimasih tetap bertahan. Mengenai harga jual sangat kompeitif mencapai 2kg s/d 2,5kg sedangkan harga kisaran 5500/kg.
Perawatan sangat mudah jika dibandingkan dengan jenis Kinanti. Melon jenis Kinanti dibutuhkan perawatan yang sangat intensif jika dibandingkan dengan jenis Apollo. Melon Apollo kadar gulanya sangat tinggi dan rasanya renyah sehingga dipasaran lokal jarang dijumpai hanya dipasarkan di supermarket dan swalayan. Harga kontrak dengan CV.Jankar Agro Nusantara Rp.5500/Kg. Dari segi penyimpangan bibit melon ini sangat sedikit dan petani lebih untung jika dibandingkan dengan jenis Kinanti. Panen rata-rata melon Kinanti 1,75kg sedangkan jenis Apollo rata-rata 2,0Kg.
Bagi para petani melon silahkan mencoba dan membandingkannya sendiri.
Disarankan dalam menanam melon yang sitemnya kontrak pilihlah kompetitor yang baik dalam pembayaran jangan sampai salah pilih dengan kompetitor yang agak tidak tertib dalam pembayaran.
Yang pernah saya alami jangan sampai terjadi pada rekan-rekan pengelola yang lain terutama yang bekerja sama kompetitor. Kami bersama rekan-rekan yang selaku PIC tanam melon yang bekerjasama dengan salah satu kompetitor terbesar diwilayah jawa tengah sangat kecewa karena pembayaran sharing/fee untuk pengelola yang dijanjikan belum dipenuhi dan kabarnya dibayar hanya 60%, yang kami dapatkan hanya janji-janji dan tinggal janji hingga saat ini. Awal kontrak tanam mulai bulan maret 2010 hingga sampai sekarang belum terealisasi dan tidak ada kabar beritanya.
Perawatan sangat mudah jika dibandingkan dengan jenis Kinanti. Melon jenis Kinanti dibutuhkan perawatan yang sangat intensif jika dibandingkan dengan jenis Apollo. Melon Apollo kadar gulanya sangat tinggi dan rasanya renyah sehingga dipasaran lokal jarang dijumpai hanya dipasarkan di supermarket dan swalayan. Harga kontrak dengan CV.Jankar Agro Nusantara Rp.5500/Kg. Dari segi penyimpangan bibit melon ini sangat sedikit dan petani lebih untung jika dibandingkan dengan jenis Kinanti. Panen rata-rata melon Kinanti 1,75kg sedangkan jenis Apollo rata-rata 2,0Kg.
Bagi para petani melon silahkan mencoba dan membandingkannya sendiri.
Disarankan dalam menanam melon yang sitemnya kontrak pilihlah kompetitor yang baik dalam pembayaran jangan sampai salah pilih dengan kompetitor yang agak tidak tertib dalam pembayaran.
Yang pernah saya alami jangan sampai terjadi pada rekan-rekan pengelola yang lain terutama yang bekerja sama kompetitor. Kami bersama rekan-rekan yang selaku PIC tanam melon yang bekerjasama dengan salah satu kompetitor terbesar diwilayah jawa tengah sangat kecewa karena pembayaran sharing/fee untuk pengelola yang dijanjikan belum dipenuhi dan kabarnya dibayar hanya 60%, yang kami dapatkan hanya janji-janji dan tinggal janji hingga saat ini. Awal kontrak tanam mulai bulan maret 2010 hingga sampai sekarang belum terealisasi dan tidak ada kabar beritanya.
Diposting oleh
ed
di
15.45
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
