Minggu, 15 Februari 2015
KONCO TANI: Budidaya melon Kalila
Diposting oleh
ed
di
01.39
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Sabtu, 14 Februari 2015
Budidaya melon Kalila
Bibit melon produksi Bumi Pusaka sangat bagus berdasarkan hasil yang saya tanam.
Sudah beberapa tahun yang lalu bibit melon varietas Kalila dapat menghasilkan panen yang sangat menggembirakan rata rata berat buah 3kg -3,5kg. Hasil panen dapat dipasarkan lewat lapak lapak buah tradisional didaerah sekitar bahkan sampai dijual kembali ke para tengkulak untuk dipasarkan diluar jawa khususnya pulau Kalimantan.
Sudah beberapa tahun yang lalu bibit melon varietas Kalila dapat menghasilkan panen yang sangat menggembirakan rata rata berat buah 3kg -3,5kg. Hasil panen dapat dipasarkan lewat lapak lapak buah tradisional didaerah sekitar bahkan sampai dijual kembali ke para tengkulak untuk dipasarkan diluar jawa khususnya pulau Kalimantan.
Diposting oleh
ed
di
22.01
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Kamis, 18 Juli 2013
Pengalaman mengatasi serangan hama kutu aphis dan thrips pada tanaman melon
Dimusim tanam buah melon di tahun 2013 sangat memprihatinkan karena banyak petani yang gagal panen karena terserang hama kutu aphis,thrips dan downy mildew. Namun sebagai petani tidak usah putus asa karena ini merupakan cobaan yang sangat berat, berbagai fungisida sudah kami coba baik yang sistemik ataupun yang fungisida kontak. Alhamdulillah semua cobaan dan rintangan membuat kami untuk berinovasi dalam penanganan hama dan penyakit tersebut.
Aplikasi yang kami buat akan kami share di forum blog ini, boleh percaya dan boleh tidak karena ini berdasarkan pengalaman kami sendiri.
Aplikasi yang kami ramu adalah
1. Belerang
2. Tanaman yang mengandung Nicotin
3. Tanaman yang mengandung Eugenol
Semuanya dilarutkan dalam air bersih 4 liter dan didiamkan selama 2x24 jam.
Tujuan : belerang untuk mengantisipasi perkembangan serangan jamur, sedangkan nicotin dan eugenol untuk mengusir kutu aphis dan thrips.
silahkan mencoba...
Aplikasi yang kami buat akan kami share di forum blog ini, boleh percaya dan boleh tidak karena ini berdasarkan pengalaman kami sendiri.
Aplikasi yang kami ramu adalah
1. Belerang
2. Tanaman yang mengandung Nicotin
3. Tanaman yang mengandung Eugenol
Semuanya dilarutkan dalam air bersih 4 liter dan didiamkan selama 2x24 jam.
Tujuan : belerang untuk mengantisipasi perkembangan serangan jamur, sedangkan nicotin dan eugenol untuk mengusir kutu aphis dan thrips.
silahkan mencoba...
Diposting oleh
ed
di
09.23
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Kamis, 13 Juni 2013
Diposting oleh
ed
di
09.54
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Rabu, 22 Mei 2013
Budidaya melon memang mengasyikan.
Budidaya melon sangat digemari para petani hingga saat ini karena hasil panen dapat berlimpah. Untuk mendapatkan hasil yang sangat maksimal tidaklah gampang seperti membalikan telapak tangan.
Dalam mensiasati hasil panen maka diperlukan tehnik khusus dan trik tertentu.
1. Persiapan lahan
2. Pemberian pupuk dasar
3. Pemberian nutrisi tanaman
4. Pemangkasan ranting
5. Seleksi buah
6. Pemasaran hasil panen
Dalam mensiasati hasil panen maka diperlukan tehnik khusus dan trik tertentu.
1. Persiapan lahan
2. Pemberian pupuk dasar
3. Pemberian nutrisi tanaman
4. Pemangkasan ranting
5. Seleksi buah
6. Pemasaran hasil panen
Diposting oleh
ed
di
05.37
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Sabtu, 04 Mei 2013
Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman melon
Dalam budidaya melon, hal yang perlu diwaspadai adalah mengenai metode penanggulangan hama dan serangan penyakit. Penyakit yang sering menggagalkan panen adalah serangan jamur dan bakteri.
Penanggulangan serangan jamur maka perlu teknik teknik tertentu ;
1. Identifikasi jenis serangan jamur dan bakteri
2. Fungisida yang tepat
3. Teknik penyemprotan.
pada gambar diatas bahwa tanaman melon terkena serangan bakteri, maka yang perlu dilakukan adalah memotong dan memusnahkan tanaman tersebut agar tidak menular pada tanaman yang lain.
Gambar diatas menunjukan serangan jamur yang sangat fatal sehingga mengakibatkan gagal panen dan menimbulkan kerugian para petani. Pengendaliannya adalah dengan metode penyemprotan fungisida yang tepat. Gunakanlah fungisida kontak dan sistemik dengan cara diselang seling dengan frekuensi meyesuaikan serangan jamur dilahan. Biasanya serangan jamur datang setelah tanaman melon mulai berbuah, maka frekuensi penyemprotan dapat dilakukan dengan 3 kali dalam seminggu.
Penanggulangan serangan jamur maka perlu teknik teknik tertentu ;
1. Identifikasi jenis serangan jamur dan bakteri
2. Fungisida yang tepat
3. Teknik penyemprotan.
pada gambar diatas bahwa tanaman melon terkena serangan bakteri, maka yang perlu dilakukan adalah memotong dan memusnahkan tanaman tersebut agar tidak menular pada tanaman yang lain.
Gambar diatas menunjukan serangan jamur yang sangat fatal sehingga mengakibatkan gagal panen dan menimbulkan kerugian para petani. Pengendaliannya adalah dengan metode penyemprotan fungisida yang tepat. Gunakanlah fungisida kontak dan sistemik dengan cara diselang seling dengan frekuensi meyesuaikan serangan jamur dilahan. Biasanya serangan jamur datang setelah tanaman melon mulai berbuah, maka frekuensi penyemprotan dapat dilakukan dengan 3 kali dalam seminggu.
Diposting oleh
ed
di
10.22
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Jumat, 17 Agustus 2012
Peluang usaha agrobisnis buah melon
Untuk meningkatkan taraf hidup kaum petani memang harus berupaya dan mempunyai tekad yang sangat besar, dalam dunia pertanian jangan hanya menjadi petani yang monoton sehingga banyak peluang usaha yang mempunyai komoditi hasil yang tinggi terlewatkan begitu saja. Hasil pertanian yang saat ini didesa Jatikulon hanya mengenal tanaman padi dan palawija. Gapoktan Jati Makmur mulai mencoba peluang baru dalam bidang Agrobisnis pertanian terutama dalam bidang budidaya tanaman melon yang mempunyai nilai jual yang sangat tinggi. Berbagai macam varietas melon yang ditanam di desa Jatikulon dari yang jenis lokal maupun yang profesional, untuk jeni lokal antara lain adalah ; melon Action, Jitu, Ivory dll, sedangkan untuk yang jenis profesional antara lain adalah, Honey Globe, Golden Apollo, Golden Star, Glamour dll.
Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan maka kita perlu menanam melon dengan jenis yang tergolong profesional karena mempunyai harga jual yang sangat tinggi. untuk jenis lokal harga pasca panen mencapai Rp.4.250- 4.500/Kg sedangkan dengan jenis profesional harga berkisar antara Rp.6.000 - 7.000/Kg.
Hasil rata rata panen dengan kuota tanam 1500 batang antara jenis lokal dan profesional sangat jauh berbeda oleh karena itu kami mencoba membandingkan hasil panen kedua jenis melon tersebut. Dengan biaya yang hampir sama serta metode yang sama maka kita dapat memperoleh hasil yang berbeda antara jenis lokal maupun yang profesional. Hasil panen Golden Star yang ada di desa Jatikulon mencapai rata-rata 2,3 kg s/d 2,6 kg per butir.
Saat panen untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka perlu terobosan dalam memasarkan dan memperkenalkan buah melon tersebut, contoh yang ada di Gapoktan Jati Makmur memulai menjadikan wisata agro saat panen buah melon dengan mengundang siswa siswi sekolah baik dari tingkat TK, SD maupun untuk umum.
Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan maka kita perlu menanam melon dengan jenis yang tergolong profesional karena mempunyai harga jual yang sangat tinggi. untuk jenis lokal harga pasca panen mencapai Rp.4.250- 4.500/Kg sedangkan dengan jenis profesional harga berkisar antara Rp.6.000 - 7.000/Kg.
Hasil rata rata panen dengan kuota tanam 1500 batang antara jenis lokal dan profesional sangat jauh berbeda oleh karena itu kami mencoba membandingkan hasil panen kedua jenis melon tersebut. Dengan biaya yang hampir sama serta metode yang sama maka kita dapat memperoleh hasil yang berbeda antara jenis lokal maupun yang profesional. Hasil panen Golden Star yang ada di desa Jatikulon mencapai rata-rata 2,3 kg s/d 2,6 kg per butir.
Saat panen untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka perlu terobosan dalam memasarkan dan memperkenalkan buah melon tersebut, contoh yang ada di Gapoktan Jati Makmur memulai menjadikan wisata agro saat panen buah melon dengan mengundang siswa siswi sekolah baik dari tingkat TK, SD maupun untuk umum.
Diposting oleh
ed
di
10.47
2
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Jumat, 08 Juni 2012
Uji coba melon Cantalop " si kecil rajanya buah melon "
Diposting oleh
ed
di
11.10
2
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Kamis, 03 Mei 2012
Pengalaman singkat budidaya tanam melon.
Budidaya tanam melon sangat membantu petani karena dapat meraih keuntungan yang cukup besar walaupun dengan modal yang cukup. Hal yang terpenting dalam budidaya melon adalah mengerti tentang kebutuhan unsur hara tanaman melon, antara lain adalah unsur makro dan mikro. Kedua hal tersebut berpengaruh terhadap keberhasilan budidaya melon, sedangkan untuk penanggulangan hama dan penyakit harus memperhatikan pestisidada dan kegunaannya agar tidak terlalu boros biaya.
Unsur hara yang dibutuhkan tanaman melon :
- Unsur Makro : N,P,K
- Unsur Mikro : Mg,Br,Ca,Zn dll
- KNO3 merah (pertumbuhan)
- KNO3 putih (pembesaran dan pemanisan)
- Perbandingan pupuk dasar per 1000 batang minimal 100 kg pupuk dasar
- Persiapan Lahan :
- Persipan lahan sangat penting dan harus memperhatikan jarak tanaman.
- Membuat bedengan dengan lebar 90cm - 100cm dengan jarak per bedengan 70cm.
- Kemudian tebarkan pupuk dasar diatas bedengan lalu tutup bedengan tersebut dengan plastik mulsa.
- Pupuk dasar antara lain adalah ZA,NPK dan TSP yang telah dicampur hingga merata.
- Jarak lubang tanam adalah min 60cm - 65 cm.
- Pembenihan.
- Siapkan polybag yang sudah disisi dengan kompos dan tanah
- Siapkan bibit melon yang berkualitas F1 dan rendam selama minimal 6 jam, lalu tiriskan dan simpan ditempat yang lembab agar benih cepet berkecambah.
- Pindahkan bibit yang telah berkecambah dedalam media polybag tersebut masing masing 1 biji perpolybag.
- Tutup benih yang sudah ada dipolybag dengan plastik mulsa selama 24 jam.
- Biarkan sampai umur 4 hari dan siram benih tersebut setiap sore hari.
- Benih umur 4 hari sudah siap turun lahan/pindah lahan yang telah disiapkan.
- Perawatan.
- Setelah bibit turun lahan, selanjutnya adalah proses pengocoran pupuk dengan menggunakan KNO3 merah dan pupuk mikro pada umur 5-7 hst.
- Pemangkasan ranting dahan pada umur 9-10 hst, agar pertumbuhan batang tanaman lebih cepat.
- Pengulangan pengocoran pupuk yang ke 2 dilakukan dengan aplikasi yang sama pula pada umur 13-14 hst.
- Pengulangan pengocoran pupuk yang ke 3 dilakukan dengan aplikasi yang sama pula pada umur 20-21 hst hanya perlu ditambah sedikit dengan pupuk KNO3 putih.
- Penyemprotan fungisida dan insektisida sebaiknya dilakukan setiap 2 hari sekali, pakailah fungisida kontak dan sistemik untuk menekan pertumbuhan jamur.
- Bakal buah yang bagus pada dahan atau ranting nomor 9-11, lalu pilihlah bakal buah yang bentuknya bagus dan sempurna pada umur 30 hst.
- Pemupukan yang ke 4 pada umur 30-32 hst dengan menggunakan KNO3 putih dan diaplikasikan dengan NPK agar buah melon cepat besar.
- Pengulangan atau pemupukan yang ke 5 pada umur 40-42 hst dengan aplikasi yang sama pada pemupukan yang ke 4
- Pemupukan yang ke 6 pada umur 47-50 dengan menggunakan aplikasi yang sama pula hanya perlu ditambah pupuk KCL secukupnya karena pada umur tersebut buah sudah besar dan proses pemanisan/pembuatan kadar gula (brix)
- Masa panen buah melon pada umur 60-65 hst agar mendapatkan buah yang bagus sesuai dengan harapan.
Diposting oleh
ed
di
05.20
4
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Senin, 09 April 2012
Budidaya Melon Jitu dari Namdhari Seeds
![]() |
| Persiapan lahan melon Jitu |
![]() |
| Melon Jitu umur 10 hst |
![]() | |
| Jitu umur 35 Hst |
![]() | |
| Jitu umur 43 hst |
![]() |
| Jitu umur 53 hst |
Diposting oleh
ed
di
09.32
2
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Sabtu, 04 Februari 2012
Java Bloom
Penggunaan pupuk KNO3 Java bloom sangat cocok untuk budidaya melon, dapat meningkatkan kadar gula dan meningkatkan hasil panen. hanya melalui media pengocoran sudah dapat maksimal. Kami sudah membuktikan dan sudah mendapatkan hasil yang sangat memuaskan.
Diposting oleh
ed
di
04.42
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Sabtu, 01 Januari 2011
Diposting oleh
ed
di
02.35
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Selasa, 14 Desember 2010
Panen melon apollo
Bibit produk known you seed memang sangat bagus dan lebih tahan terhadap serangan jamur dan fusarium.
Aplikasi memakai pupuk fosfat alam +++Bio hasilnya sangat bagus, berat rata-rata mencapai 2,5 kg s/d 2,85 kg. Dengan metode yang sangat sederhana dapat membuatkan hasil yang sangat maksimal. Untuk kadar gula jangan diragukan karena mencapai rata-rata 16% s/d 17%. Walaupun tanaman sering terguyur hujan karena musim yang tidak menentu kada gula yang maksimal masih dapat dicapai.
Diposting oleh
ed
di
02.48
2
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Jumat, 26 November 2010
Hasil akhir trial pupuk Bio Phosphate
| Melon Power Full (Daging Merah) |
| Apollo 55 hst |
Diposting oleh
ed
di
23.58
1 komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook













































